Senin, 02 Mei 2011

KAPITALISME, penyelamat atau penghancur dunia?

Dulu ada sebuah teori yg menyatakan bahwa populasi manusia ada batasnya, krn populasi manusia bertambah menurut deret hitung, sedangkan sumber daya bertambah menurut deret ukur. (sori, kalo kebalik)

Ini artinya bahwa manusia tidak bisa bertambah banyak terus krn akan dibatasi oleh keterbatasan makanan, tempat tinggal, pakaian, energi, air bersih dan sebagainya.

Nyatanya jumlah manusia sekarang sudah melebihi 6 milyar dan terus bertambah. Apa resepnya? Industri dan teknologi.

Industri yg didukung oleh teknologi membuat segala sesuatu dapat diproduksi massal dg harga yg murah. Ini memungkinkan manusia utk terus mampu ( entah sampai kapan) memenuhi kebutuhannya meski populasi terus bertambah.
Bagaimana industri dapat berkembang & siapa yg membiayai riset yg akhirnya melahirkan tehnologi? Jelas kapitalisme.

Kapitalisme memungkinkan sebuah perusahaan untuk mencapai ukuran yg luar biasa besarnya sehingga mampu membiayai riset dan menumbuhkan industri. Sekarang perusahaan besar macam Google dapat lebih berkuasa dari sebuah negara kecil. Mungkin suatu saat, negara sudah tidak penting lagi karena perusahaan2 raksasalah yg akan berkuasa menentukan segalanya utk dunia ini.
Nah, haruskah kita berterima kasih pada kapitalisme yg memungkinkan manusia utk terus bertambah jumlahnya dan "bertambah makmur" dan "hidupnya makin enak"?

Utk dapat terus hidup, perusahaan (kapitalisme) harus terus tumbuh. Modal harus tumbuh, profit hrs tumbuh, income hrs tumbuh. Bagaimana cara utk mencapai itu semua? Dg cara membujuk, merayu bahkan memaksa masyarakat (konsumen) utk 
semakin konsumtif.

Dulu kita bisa hidup hanya dg 2 helai pakaian. Skrg kita mengenal kaos dalam, kaos, t-shirt, baju pesta, seragam sekolah, pakaian kantor, baju tidur.
Dulu kita hanya mengenal alas kaki, skrg kita mengenal sandal, sepatu, sepatu sandal, sepatu atletik, sepatu sepakbola, sepatu basket, you name it..
Dulu kita hanya mengenal 4 sehat 5 sempurna, skrg kita seperti tidak bisa hidup kalau tidak minum suplemen.
Dulu manusia bisa hidup tanpa TV, skrg manusia bisa gila kalau tidak ada TV.
Iklan terus memborbardir kita utk terus membeli dan membeli.

Semua yg kita konsumsi membutuhkan sumber daya, apakah itu energi, hutan, air bersih dsb. Ekosistem di bumi berjalan dg cara daur ulang. Skrg bumi sedang terseok-seok mendaur ulang apa yg kita konsumsi.
Contohnya:
1. Hutan makin jarang krn kita menebang hutan lebih cepat dari yg mampu ditumbuhkan kembali oleh bumi.
2. Sampah plastik semakin menumpuk krn dibutuhkan waktu puluhan sampai ratusan tahun buat alam utk menghancurkannya sedangkan kita memproduksinya setiap hari.

Skrg kita bisa lihat lingkungan hidup kita, bencana melanda seluruh dunia. Banjir, topan, badai, tornado, global warming. Semua itu adalah "jasa" kita.
Aku ingat sebuah kalimat Mahatma Gandhi, "Bumi cukup utk semua orang tetapi tidak cukup utk satu orang serakah."

Nah skrg, apa pendapat anda ttg kapitalisme?
a. Penyelamat dunia krn tanpa kapitalisme manusia akan punah krn tidak mampu memenuhi kebutuhannya. Ingat, manusia hrs berhadapan dg penyakit, bencana alam, hama dan ketidakmampuan memanfaatkan sumber daya alam secara besar-besaran.
b. Memperpanjang eksistensi manusia tetapi akhirnya kapitalisme itu sendiri yg menghancurkan manusia.
c. Penghancur dunia, krn bila kita bisa hidup sederhana, kita tidak perlu mengeksploitasi bumi yg akhirnya menghancurkan kita semua.

atau anda punya pilihan jawaban yg lain?

1 komentar:

  1. Saya lebih condong ke penghancur dunia.
    Karena kemajuan itulah yang mempercepat dunia mengalami kehancuran prematur.

    BalasHapus